MANADO BISNIS – Belakangan ini kerap terjadi sopir angkutan kota (angkot) jenis mikrolet dalam Kota Manado, menaikkan tarif secara sepihak. Terlebih untuk trayek Pusat Kota – Malalayang. Para penumpang pun mengeluh persoalan tersebut.
![]() |
| Mikrolet Angkutan Kota di Manado |
“Kami minta instansi terkait menindak tegas ulah sopir yang menaikkan tarif sepihak. Masa untuk jurusan Pusat Kota-Malalayang dorang ja minta sampe Rp 5.000/orang. Ini kan jelas sudah melanggar aturan. Sebab tarif yang ditetapkan Rp 2.000,” keluh Adri, seorang PNS di Pemkot Manado.
Terkait hal ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Manado berjani akan menindak sopir-sopir angkutan kota yang menaikkan tarif tersebut."Kami sudah menegaskan hal tersebut, dan melarang siapapun oknum sopir angkot, terutama trayek Malalayang menaikkan tarif sendiri," kata Kepala Dishub Manado, Yohanis Waworuntu.
Dia mengatakan, tindakan yang diambil oleh Dishub adalah dengan membekukan izin trayek angkot tersebut, karena merugikan penumpang. "Jika terus dilakukan, maka kami akan mencabut izinnya sehingga tak lagi bisa mengangkut penumpang secara permanen, karena melanggar aturan yang ditetapkan pemerintah," kata Waworuntu.
Selain membekukan dan mencabut izin trayek, Dishub Manado juga akan berkoordinasi dengan direktorat lantas Polda Sulawesi Utara dan Samsat sebagai pemberitahuan. Waworuntu menyebutkan, tidak boleh ada sopir yang seenaknya menaikan tarif angkutan kota, karena saat ditetapkan, pemerintah sudah melakukan hitung-hitungan dan artinya keuntungan dan kerugian juga dimasukan, jadi tak ada alasan bagi oknum sopir melakukan hal tersebut. "Supaya jelas dan masyarakat tahu dengan pasti, untuk tarif angkutan dalam kota di Manado, Rp2.000, kecuali untuk sejumlah lokasi yang jauh," paparnya.
Lokasi jauh yang dimaksudkan Waworuntu adalah lapangan, politeknik, Molas, Tongkaina, Meras, Pandu, Buha dan Bengkol yang ditetapkan sendiri, karena memang jaraknya yang jauh.
Sebagaimana diketahui, ada oknum-oknum sopir trayek Malalayang Pusat Kota Manado, yang tak mau mengangkut penumpang Malalayang sampai ke terminal, dengan alasan terlalu jauh, dan hanya sampai ke depan Mantos. Jika sampai ke Malalayang terutama terminal, oknum sopir nakal tersebut akan menaikkan tarif sepihak sampai Rp5.000, dengan alasan jauh. [yg/mtr]
@
Tagged @ umum





