Lowongan Kerja, mencari informasi kerja

Contact online

62 Negara Minati Komoditas Sulut

Kelapa salah satu komoditi andalan Sulut
MANADO BISNIS  – Pada 2012 lalu, komoditas unggulan Sulawesi Utara  (Sulut) baik pertanian, perikanan, maupun industri dibeli 62 negara , meningkat dibandingkan 2011 yang hanya 59 negara.

Hal ini diakui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut Sanny Parengkuan. "Terjadi peningkatan negara pembeli komoditas unggulan Sulut pada 2012, hal ini tak lepas dari kualitasnya yang semakin baik," ujarnya.

Parengkuan  mengatakan, jumlah komoditas unggulan Sulut yang mampu merambah 62 negara di dunia tersebut tercatat sebesar 803,8 juta ton. "Ke-62 negara pembeli komoditas andalan Sulut tersebut tersebar mulai dari Eropa, Asia, Afrika, Australia hingga benua Amerika," tandasnya.

Keberhasilan mengekspor komoditas unggulan daerah ke-62 negara tersebut, tak lepas dari peran para pelaku usaha yakni pengekspor daerah ini yang terus memperluas pasarnya. "Pada tahun 2012 tercatat tidak kurang 70 pengekspor Sulut yang mampu mengembangkan pasarnya di luar negeri," ungkapnya.

Ditambahkan  Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri, Disperindag Sulut, Hanny Wajong, negara-negara potensial sebagai pembeli komoditas unggulan Sulut di kawasan Eropa diantaranya Belanda, Jerman, Italia, Rusia, Inggris, sementara di kawasan Asia yakni China, Korea Selatan, Jepang, Malaysia, kawasan Amerika yakni Amerika Serikat, Afrika yakni Yaman dan Selandia Baru.

Sementa komoditas unggulan daerah ini yang mendominasi ekspor ke-62 negara itu, menurut Wajong,  terbanyak yakni minyak kelapa kasar, kemudian disusul minyak kelapa kasar(CCO), tepung kelapa, arang tempurung, pala dan fuli, ikan segar, ikan tuna, ikan kaleng, ikan kayu dan lainnya. “Untuk 2013 ini, optimistis terjadi peningkatan pasar komoditas unggulan Sulut selain di kawasan Eropa, juga negara-negara nontradisional di kawasan Asia dan Afrika,” paparnya. [yg/mtr]


@



62 Negara Minati Komoditas Sulut