Lowongan Kerja, mencari informasi kerja

Contact online

Jadwal Pelayaran ke Miangas Perlu Ditambah

Pulau Miangas terdapat tugu NKRI
MANADO BISNIS - Pemerintah Kecamatan Miangas, Kabupaten Talaud, mengusulkan kepada pemerintah kabupaten dan propinsi untuk menambah jadwal pelayaran menuju pulau yang berbatasan langsung dengan Filipina itu.

"Penambahan frekuensi pelayaran sangat penting artinya bagi warga Miangas dan pulau-pulau terluar lainnya untuk menggerakkan ekonomi dan pemenuhan kebutuhan warga," kata Camat Miangas Steyven Maarsit.

Diutarakannya,  untuk jadwal pelayaran ke Pulau Miangas hanya dua pekan sekali dari Pulau Karatung baru kemudian dilanjutkan ke Miangas. Pelayaran ini,  menggunakan kapal Pelni Malikunusa dan Bariki yang harus ditempuh selama 13 jam. "Karena itu kami mengharapkan frekuensi pelayaran kalau bisa sepekan sekali. Apalagi mobilisasi warga dan produk pertanian lokal sangat tinggi," ujarnya.

Dia pun  berharap penambahan jadwal pelayaran rute Pulau Miangas-Melonguena dapat memangkas keterisolasian antara Pulau Miangas dan daerah-daerah lainnya termasuk akses ke ibu kota kabupaten. Dia mencontohkan, kunjungan beberapa peneliti LIPI yang nyaris tidak bisa melaksanakan tugasnya karena keterbatasan transportasi laut yang hanya dua pekan sekali. Padahal, kata dia, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia  itu  akan melakukan penelitian berkaitan dengan pengembangan ekonomi kawasan perbatasan.

"Kami juga berharap Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Propinsi Sulut  dapat mengkaji penambahan jadwal pelayaran ke pulau terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Filipina itu," pintanya.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Sulut  Parlindungan Tampubolon sebelumnya mengatakan,  akan mengkaji operasional kapal roll on-roll off (ro-ro) Manado-Filipina. “Rute ini,  berpeluang ditambah dengan melakukan transit di Pulau Miangas sebelum ke Filipina,” ungkapnya. [yg/mtr]




@



Jadwal Pelayaran ke Miangas Perlu Ditambah